Tutorial Cara Setting Interface Mikrotik Menjadi Bridge

1 min read

Cara Setting Interface Mikrotik Menjadi Bridge

Cara Setting Interface Mikrotik Menjadi Bridge – Seiring dengan berkembanya zaman, saat ini router mikrotik mempunyai tambahan chipset switch yang memungkinkan untuk kita dapat terhubung dalam beberapa port ethernet. Sehingga dengan begitu, beberapa port tersebut bisa kita gunakan sama seperti switch. Dengan begitu juga, client yang berada di bawahnya juga bisa menggunakan IP pada segmen yang sama. Mungkin anda masih bingung terkait bagaimana sih Cara Setting Interface Mikrotik menjadi Bridge.

Sama seperti pada router, port ethernet yang terdapat di mikrotik juga dapat kita konfigurasikan dengan jaringan yang berbeda. MIsalnya untuk port ethernet 1 akan kita gunakan untuk IP A, sementara untuk port ethernet 2 akan kita gunakan untuk jaringan B. Untuk melakukannya tentu saja kita harus mengetahui bagaimana Cara Setting Interface Mikrotik menjadi Bridge.

Cara Setting Interface Mikrotik Menjadi Bridge

Tidak hanya bisa digunakan pada segmen yang berbeda, namun setiap port ethernet yang terdapat di router mikrotik ini juga dapat kita konfigurasikan pada segmen yang sama loh. Untuk melakukannya kita harus menggunakan fitur bridge yang terdapat di Mikrotik. Nah pada kesempatan kali ini saya akan membagikan bagaimana sih tutorial cara setting interface Mikrotik menjadi Bridge.

1.    Untuk bisa melakukan konfigurasi Bridge Interface di Mikrotik, kalian membutuhkan software utility yang bernama Winbox. Tenang saja, karena Winbox ini memiliki tampilan antarmuka GUI kok sehingga akan mudah untuk anda terapkan.

2.    Pertama kalian install dulu aplikasi Winbox yang bisa kalian dapatkan secara gratis di Internet.

3.    Berikutnya kalian buka aplikasi Winbox tersebut.

4.    Setelah terbuka, anda pilih menu Bridge.

5.    Berikutnya anda pilih tombol add yang memiliki simbol (+) untuk bisa menambahkan interface bridge pada mikrotik.

6.    Berikutnya di tab General, anda bisa mengubah nama dari interface bridge dengan parameter Name sesuai dengan apa yang anda inginkan.

7.    Jika sudah, kalian klik tombol Apply, setelah itu klik tombol OK.

8.    Setelah selesai membuat interface bridge, langkah berikutnya setelah kalian membuat Bridge Interface, kita akan menambahkan port interface yang akan kita ubah menjadi bridge.

9.    Masih pada menu Bridge, anda klik Tab Ports, kemudian anda pilih Add atau (+), kemudian di parameter Interface silahkan anda pilih port mana yang akan anda ubah menjadi interface Bridge. Ulangi lagi langkah ini agar semua jumlah port yang anda buat bridge masuk.

10.  Untuk bisa memastikan interface bridge sudah berjalan atau belum, anda klik menu Interface. Apabila konfigurasinya benar maka akan muncul nama interface baru dengan nama bridge1 dan juga flag R yang berarti interface tersebut sudah berjalan.

11.  Berikutnya anda tambahkan IP Address di interface bridge yang sudah anda buat tadi. Tujuannya adalah supaya client dapat terhubung dengan interface dari ethernet yang sudah disetting tadi.

12.  Klik menu IP, kemudian anda pilih Addresses.

13.  Berikutnya anda klik tombol (+) atau add untuk bisa menambahkan IP Address baru.

14.  Masukkan IP Address yang anda inginkan di kolom Address.

15.  Silahkan anda pilih menu bridge1 di parameter interface.

16.  Untuk bisa menambahkan DHCP Server di interface, anda klik pada menu IP kemudian pilih DHCP server.

17.  Berikutnya pilih DHCP Setup, di pilihan DHCP Server Interface adna pilih interface bridge 1. Langkah berikutnya kalian hanya tinggal pencet next terus sampai habis.

Nah itulah bagaimana cara setting interface Mikrotik menjadi Bridge. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda yang masih kebingungan terkait bagaimana cara setting Interface Mikrotik menjadi Bridge. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *